Pertanyaan yang Sering Ditanyakan Saat Interview dan Jawabannya

Wawancara dalam proses lamaran seringkali merupakan fase yang menakutkan bagi para pencari kerja. Apalagi bagi yang baru saja lulus. Gugup, tangan berkeringat, dan stres yang tiba-tiba di otak sering dirasakan orang yang melakukan sesi wawancara.

Padahal, HRD memiliki daftar pertanyaan dasar yang selalu ditanyakan saat melakukan wawancara. Ini berlaku di semua bidang pekerjaan. Pertanyaan yang sering diajukan tidak jauh dari itu.

Ini adalah cara yang bagus untuk mempersiapkan tanggapan Anda agar memberi kesan positif bagi perusahaan. Untuk membantu Anda mempersiapkan diri, berikut adalah beberapa pertanyaan yang sering diajukan dalam wawancara dan contoh jawaban.

1. Ceritakan tentang diri Anda

Ini adalah pertanyaan yang sama yang ditanyakan di mana pun Anda melamar pekerjaan. Entah itu seorang barista di Starbucks atau karyawan periklanan untuk sebuah perusahaan periklanan, pertanyaan ini pasti akan muncul.

Ini juga dapat dengan mudah diubah menjadi “gambarkan diri Anda dalam tiga kata”. Inti masalahnya adalah apakah Anda cocok atau tidak untuk perusahaan ini.

“Saya seorang desainer grafis dengan pengalaman lima tahun di industri fashion. Sebagai pemimpin tim, saya mengoordinasikan pekerjaan untuk sekelompok kecil desainer grafis dan copywriter, sekitar 3-5 orang. Saya rajin memperbarui diri dengan tren dan teknologi terbaru. Itu sebabnya bos memilih saya untuk memimpin program rebranding global.

Sementara saya menikmati pekerjaan ini, saya memiliki impian untuk bekerja untuk perusahaan Anda. Saya suka pekerjaan Anda, terutama untuk Proyek XYZ dan Proyek ABC. Saya ingin mendapat kesempatan untuk ambil bagian dalam proyek seperti itu.

2. Mengapa kami harus mempekerjakan Anda?

Pertanyaan selanjutnya yang akan ditanyakan HR adalah mengapa Anda dipekerjakan. Namun dalam hal ini, Anda perlu memberikan alasan mengapa Anda menjadi pilihan terbaik bagi mereka.

Ini ditanyakan karena mereka ingin memastikan bahwa Anda adalah orang yang tepat untuk perusahaan.

Contoh jawaban yang bagus untuk posisi guru:

“Saya memiliki pengalaman bertahun-tahun dalam menyeimbangkan kebutuhan dasar kurikulum. Nilai tes meningkat dan siswa lebih menghargai topik tersebut.

Saya juga telah mengoordinasikan proyek besar dengan karyawan lain. Di tahun kedua magang kami, kami melakukan kampanye penggalangan dana. Acara ini menyediakan dana yang cukup setiap tahunnya untuk memenuhi kebutuhan laboratorium sekolah.

3. Ceritakan apa yang Anda lakukan di posisi Anda saat ini

Pertanyaan ini seharusnya tidak sulit untuk dijawab. Akan lebih baik lagi jika Anda mengacu pada posisi yang Anda lamar. Dengan cara ini perusahaan menemukan kecocokan antara pekerjaan harian Anda dan posisi yang dibutuhkan untuk menggantikannya.

Contoh jawaban yang bagus untuk insinyur sistem TI:

“Dalam peran saya sebagai teknisi sistem TI, saya bekerja dalam tim yang tugasnya saling melengkapi. Saya mendukung dan mendukung teknisi dan pemrogram sistem.

Selain itu, saya juga menyesuaikan perangkat lunak dengan kebutuhan perusahaan dan dengan demikian mengurangi biaya. Saya bekerja dengan Microsoft Active Directory setiap hari.

4. Mengapa Anda meninggalkan pekerjaan lama Anda?

Ada jawaban sederhana untuk pertanyaan ini, yang juga sangat sulit dijawab. Jika perusahaan Anda bangkrut atau gulung tikar, ini adalah jawaban yang sederhana.

Ini berbeda jika Anda mendapati Anda telah di-PHK atau sebelumnya mengalami konflik di tempat kerja. Akan sulit menemukan jawaban yang benar.

Contoh jawaban yang bagus jika pekerjaan Anda saat ini adalah perawat:

“Saya bekerja di rumah sakit umum selama hampir tiga tahun. Saya menyukai tim perawat dan dokter yang bekerja dengan saya setiap hari. Pada saat yang sama, saya selalu ingin bekerja sebagai perawat di Rumah Sakit Miracle Memorial.

Saya sangat menyukai cara inovatif mereka dalam merawat mereka. Saya ingin memperluas pengetahuan dan keterampilan saya sebagai perawat dan saya dapat melakukannya di Miracle Memorial. “”

5. Apa kekuatan Anda?

Pertanyaan selanjutnya yang sering ditanyakan pembela HAM adalah tentang kekuatan Anda. Sebelum memulai sesi wawancara, cari tahu tentang kelebihan Anda terkait dengan pekerjaan Anda.

Berikan jawaban dari yang rendah hati hingga sombong. Memberikan jawaban dengan keyakinan dan keyakinan yang dapat meyakinkan perusahaan.

Artikel ini dipersembahkan untuk kupas bisnis dengan alamat resminya di https://kupasbisnis.com.