Perbedaan Sayur Organik dengan Sayur Biasa

Sayur yang Anda jumpai di pasar terdiri dari dua jenis, yaitu sayur organik dan sayur biasa. Untuk membedakan keduanya sebenarnya dapat Anda lihat pada kemasan jika sayuran tersebut dijual di supermarket. Pada aplikasi belanja sayur, Anda juga dapat mengetahui jenis dari sayuran yang dijual di aplikasi tersebut. Sehingga cukup memudahkan Anda yang ingin memilih jenis sayuran tertentu.

Akan tetapi, tidak semua sayuran yang dijual memberikan keterangan apakah sayuran tersebut merupakan sayuran organik atau justru biasa. Apabila demikian, maka Anda perlu lebih memahami bagaimana karakteristik masing-masing jenis sayuran. Hal tersebut bertujuan agar Anda tidak salah dalam membeli sayuran, terutama bagi Anda yang berusaha mengonsumsi makanan sehat.

Karakteristik yang Menunjukkan Perbedaan Sayur Organik dengan Sayur Biasa

 

1. Ukuran Sayur

Salah satu karakteristik yang membedakan sayur organik dengan sayur biasa yaitu ukurannya. Ukuran sayur organik lebih kecil jika dibandingkan dengan sayur biasa. Hal tersebut disebabkan karena sistem penanaman organik tidak menggunakan bahan kimia untuk mempercepat laju pertumbuhan tanaman.

Namun demikian, walaupun ukuran sayur organik lebih kecil tidak berarti bahwa kandungan gizinya rendah. Justru hal ini menjadi salah satu keunggulan dari sayur organik, karena tidak mempunyai kandungan bahan kimia yang dapat memungkinkan beberapa dampak yang kurang baik bagi tubuh.

2. Harga Jual

Sayur organik membutuhkan proses penanaman serta perawatan dengan waktu yang lebih lama. Di samping itu, tenaga yang digunakan relatif lebih banyak serta tempat penanamannya yang juga memerlukan syarat tertentu. Itulah yang kemudian menyebabkan harga sayur organik lebih tinggi dibandingkan sayur biasa.

Selain itu, yang menyebabkan tingginya harga jenis sayur tersebut adalah tingkat ketersediaannya yang tidak sebanyak sayur biasa serta adanya sertifikat sebagai bentuk pengakuan bagi para petani sehingga dapat memberikan keterangan berupa label organik. Untuk itu, tidak mengherankan jika harga sayur organik di aplikasi belanja sayur relatif tinggi.

3. Rasa Masakan

Kesegaran dari sayuran yang Anda masak akan ikut mempengaruhi rasa dari masakan. Sebagian besar masyarakat beranggapan bahwa sayur organik jauh lebih segar dan terasa lezat ketika dimasak. Anggapan tersebut memang tidak keliru, sebab tingkat kesegarannya selalu diperhatikan dengan baik hingga sayur tersebut sampai di konsumen terakhir.

Berbeda dengan sayuran biasa, tingkat kesegarannya akan menurun seiring dengan proses pengiriman sayuran. Untuk itu bagi Anda yang menginginkan sayur yang masih segar, Anda bisa membeli sayur organik. Bahkan Anda juga bisa membelinya secara online pada aplikasi belanja sayur, misalnya di tanihub.com.

4. Tampilan Sayuran

Ketika Anda belanja sayuran, pasti Anda kerap menjumpai kondisi sayuran yang mempunyai beberapa lubang pada daunnya. Ada sayuran yang memiliki lubang cukup banyak, ada pula yang hanya sedikit. Sayuran yang biasanya mempunyai lubang yang cukup banyak yakni jenis sayur organik. Hal tersebut karena proses penanamannya yang tidak menggunakan bahan kimia.

Selanjutnya sayuran tersebut akan diserang hama. Akan tetapi, jika penanamannya sayurannya menggunakan sistem hidroponik, maka sayuran akan terlihat lebih segar dan warnanya lebih mengkilap. Selain itu, Anda juga akan jarang menjumpai lubang pada daun maupun bercak-bercak pada sayuran.

Itulah beberapa hal yang bisa Anda gunakan sebagai patokan untuk mengetahui apakah sayuran yang dijual merupakan sayur biasa atau sayur organik. Pada kedua jenis sayuran tersebut mempunyai kelebihan serta kekurangannya masing-masing. Bagi Anda yang ingin mendapat kemudahan berbelanja dan keleluasaan memilih Anda bisa memakai aplikasi belanja sayur seperti tanihub.com.