Pemerintah Luncurkan Platform Digital PaDi UMKM!

Di tahun 2020 ini, UMKM Indonesia patut berbangga karena pemerintah telah meluncurkan sebuah platform digital yang akan membantu meningkatkan performa UMKM dalam perjalanan ekonomi Indonesia.

UMKM memang sudah memberikan kontribusi yang sangat bagus saat ini, tetapi pemerintah Indonesia menginginkan adanya peningkatan dari sektor ini karena dianggap masih bisa dioptimalkan.

Yang terjadi saat ini di Indonesia, semua lini bergerak sendiri-sendiri tanpa terciptanya sinergi. Hal ini membuat semua lini bergerak dengan tujuannya masing-masing dan tidak bisa terlaksana dengan optimal.

Pemerintah melihat celah ini dan menganggap beberapa lini bisa dikawinkan dalam beberapa proses kerjanya. Hal ini dianggap dapat mengoptimalkan pendapatan negara pada akhirnya.

Munculnya platform PaDi ini merupakan sinyal bagi UMKM untuk segera bangkit dari keterpurukan karena hantaman virus corona yang menyerang dunia saat ini.

PaDi akan menjadi tempat bersinerginya UMKM dan BUMN. Ketika BUMN ingin melakukan belanja barang dan jasa, maka BUMN akan mengunjungi PaDi UMKM melalui PIC (person in charge) nya. PIC ini ada dua, pertama adalah yang dipercayakan untuk memegang akun staff. Kedua adalah akun manager.

Tugas akun staff adalah mencari barang ataupun jasa yang dibutuhkan oleh BUMN tersebut. Sedangkan tugas akun manager adalah memberikan persetujuan atau penolakan atas pilihan barang ataupun jasa yang dipilih oleh akun staff. Akun manager juga bisa memberikan revisi kepada pemesanan akun staff.

Semua penjual yang ada di PaDi merupakan UMKM yang telah terverifikasi dengan baik oleh Kementerian UMKM. Mereka merupakan daftar UMKM terpercaya yang tidak perlu diragukan lagi kualitas produk barang dan jasa.

Walaupun begitu, UMKM tersebut tetap akan mendapatkan bimbingan dari Kementerian UMKM maupun BUMN untuk dapat meningkatkan kualitas produk mereka. Tujuannya adalah demi kebaikan UMKM itu sendiri.

Banyak sekali keuntungan yang diberikan kepada BUMN maupun kepada UMKM. Bagi UMKM mereka bisa memperluas akses pasar mereka hingga ke pasar internasional melalui PaDi UMKM.

Selain itu, UMKM juga bisa mendapatkan transaksi yang besar dari BUMN. Ketiga UMKM dapat mendapatkan pembiayaan yang mudah dari lembaga keuangan bank maupun non-bank. Pihak UMKM cukup menunjukkan invoice yang mereka terima dari pengadaan barang dan jasa yang dilakukan oleh BUMN.

Bagi BUMN sendiri, hadirnya PaDi UMKM juga memberikan kemudahan bagi mereka. Pertama, mereka tidak perlu melakukan proses tatap muka yang tentu membutuhkan effort lebih dari segi waktu maupun segi biaya. Mereka cukup gunakan smartphone, laptop ataupun personal computer mereka untuk melakukan pengadaan barang dan jasa BUMN di PaDi UMKM.

Dengan adanya sinergi dari BUMN dan UMKM tentu akan memberikan angin segar bagi ekonomi Indonesia. Perputaran uang yang terjadi tidak perlu keluar negeri melainkan di dalam negeri sendiri. Apalagi pajak yang dibayarkan juga akan masuk ke kas negara. Tentu hal ini sangat baik bagi perjalanan pemerintah Indonesia ke depan.

Diharapkan platform PaDi ini dapat menyerap sebanyak-banyaknya UMKM yang ada di Indonesia di kemudian hari.