membuat brand storytelling yang menarik

Menurut sebuah riset hampir 80 prosen orang dewasa menyukai rancangan pemasaran bercerita atau dikenal termasuk merek storytelling. Namun, kebanyakan inginkan berupa cerita orang biasa bukan dari selebriti atau keberhasilan seorang CEO.

Nah, di dalam artikel ini akan dijelaskan berkenaan apa itu merek storytelling serta bagaimana cara mengakibatkan merek storytelling yang bagus dan autentik.

 

Apa yang dimaksud merek storytelling?

Brand storytelling adalah salah satu trick pemanfaatan cerita autentik dan emosional yang digunakan oleh sebuah perusahaan branding agency jakarta atau merek untuk mendorong perkembangan dan kesetiaan pelanggan.

Lewat merek storytelling ini perusahaan inginkan berikan pelanggan alasan kenapa calon pelanggan mesti membeli product atau layanan usaha mereka.

Di samping itu, ini termasuk menjadi usaha perusahaan untuk menceritakan berkenaan merek, kenapa merek itu ada, kenapa ini penting dan mesti dikomunikasikan.

Seiring perkembangan zaman anda bisa mengakibatkan kisah pemasaran yang menyentuh melalui rancangan video atau cerita yang bisa ditautkan di dalam berbagai platform layaknya TV, YouTube, sampai media sosial lainnya.

Cara mengakibatkan merek storytelling

Dalam mengakibatkan merek storytelling yang menarik, marketers mesti memikirkan keaslian cerita yang dikemas secara unik. Berikut ini akan dipaparkan sebagian cara mengakibatkan merek storytelling yang autentik yaitu:

 

1. Pahami produk

Langkah pertama yang mesti diperhatikan di dalam mengakibatkan merek storytelling adalah tahu produk. Bagaimana anda akan mengemas cerita yang menarik, pas anda tidak tahu target dari cerita itu akan mengarah ke mana.

Oleh karena itu untuk mengemas merek storytelling tersebut, anda mesti tahu product layaknya yang cocok bersama dengan kisah itu.

Pasalnya kalau anda mengakibatkan cerita merek yang tidak ada kaitannya bersama dengan produk, ini bisa menjadi kekeliruan yang berujung mendatangkan sedikit penjualan.

Lantas bagaimana tahu merek storytelling yang cocok bersama dengan suatu produk? Coba jawab pertanyaan ini.

Apakah product anda memecahkan masalah atau haruskah itu mengakibatkan kastemer merasakan hal tertentu?
Bagaimana kualitas dan harga dari product kamu?
Bagaimana product anda tidak serupa dari pesaing?

2. Pikirkan ide cerita menarik

Terlepas dari apapun produk, layanan atau merek, dibalik itu semua anda punya kisah yang menarik untuk selalu ada sampai hari ini.

Bila anda tidak tahu cerita menarik itu, bisa saja anda mesti lakukan kilas balik dan mempelajari usaha sehari-hari. Sebab, tidak jarang banyak merek tidak tahu kisah-kisah hebat yang mereka miliki.

Lewat sebagian pertanyaan di bawah ini, anda bisa lakukan brainstorming serta menemukan jawaban untuk menciptakan kisah yang menarik.

Siapa perusahaanmu? Ini adalah caramu untuk memperlihatkan merek, semisal konsepnya seperti, “Untuk perayaan 10 th. perusahaan kami, kami akan menceritakan kisah asal usul merek kami dan menuliskan pelajaran terbesar dari perjalanan kami”.

Apa yang perusahaan atau merek anda lakukan? Cara menjawab pertanyaan ini adalah bersama dengan memikirkan product atau layanan yang udah diberikan.

Adakah fitur unik dari product tersebut, atau adakah hal berkesan yang didapatkan pelanggan dari layananmu? Umumnya, cerita ini akan bermula dari masalah yang terjadi, kemudian berbuah solusi melalui product atau layanan itu.

Bagaimana anda mengakibatkan product atau layanan itu? Tidak semua orang tahu bagaimana pembuatan product dan seberapa sulitnya prosesnya. Ini bisa menjadi sebuah kisah yang menarik untuk diketahui pelanggan.

3. Uji cobalah ide yang anda temukan

Setelah anda menemukan ide merek storytelling yang menarik cobalah untuk menguji ide selanjutnya agar cocok untuk dibuat. Penting untuk menguji ide-ide itu melalui sebagian pertanyaan berikut.

Apa sudut pandang yang unik di dalam kisah ini?
Mengapa aku mesti menceritakan kisah ini?
Nilai apa yang akan bisa diberikan bagi persona saya?
Apa yang mereka (pelanggan) ambil dari kisan ini?

Bila dari jawaban-jawaban pertanyaan selanjutnya anda makin percaya bisa mengakibatkan rancangan cerita yang menarik dan autentik, maka anda bisa berlanjut ke tahap selanjutnya.

 

4. Memilih format yang tepat

Bila ide udah dirancang bersama dengan baik maka cara setelah itu yakni memilih platform yang tepat untuk mengomunikasikan ide tersebut.

Kamu bisa sesuaikan format merek storytelling bersama dengan ide ceritamu seperti, artikel, belajar kasus, infografis, microcontent, video, animasi, e-book, visualisasi data, white paper dan sebagainya.

5. Buat narasi

Jika anda udah percaya bersama dengan format yang dipilih, kini tahapan yang tak kalah penting di dalam mengakibatkan merek storytelling adalah mengakibatkan cerita narasi.

Di tahap ini anda mesti mengasah sudut pandang dan membangun narasi yang mengakibatkan orang lain penasaran.

Biasanya struktur dari narasi itu akan mengacu pada piramida Gustav Freytag yang berisi eksposisi, komplikasi, klimaks, resolusi dan konklusi.

Terlepas dari rangkaian itu anda termasuk bisa mempunyai merek storytelling ini di dalam bentuk: tutorial, before after, cerita pribadi, persaingan dan lain-lain.

 

6. Tambahkan ciri khas merek

Penting untuk diingat bahwa di dalam tiap-tiap konten cerita yang anda buat, keberadaan atau ciri khas merek selalu mesti anda bawa. Seperti logo, jargon, visual, product meski bentuknya tak mesti mencolok.

Dengan begitu pelanggan akan tahu bahwa konten cerita itu datang dari merek kamu.