Ini Sanksi Berat Bagi CPNS yang Terlambat Hadir Ujian SKD, Wajib Bawa Dokumen Ini

Ada sanksi berat yang akan diterapkan oleh panitia seleksi CPNS bagi peserta yang tidak disiplin ikuti semua sistem bimbel CPNS tahun 2021.

Diketahui, sistem seleksi CPNS tahun 2021 udah masuk di dalam bagian SKD. BKN melalui Panitia Seleksi Nasional (Panselnas) udah mengumumkan jadwal pelaksanaan SKD di mulai terhadap 2 September 2021.

Untuk peserta ujian SKD CPNS 2021, kudu ikuti semua ketetapan yang diberlakukan. Salah satunya adalah protokol kesehatan. Sebab, pelaksaan rekrutmen CPNS tahun ini berada di sedang pandemi Covid-19.Nah, terhadap pas pelaksanaan ujian SKD nanti, ada sejumlah keputusan yang kudu diikuti oleh para pelamar CPNS.

Ada saksi berat yang akan diberikan kepada peserta seleksi CPNS jika tidak ikuti aturan. Salah satunya soal pas Kedatangan di titik lokasi pelaksanaan SKD.

Bagi peserta yang tidak hadir, terlambat atau tidak dapat ikuti tahapan seleksi dengan alasan apapun terhadap pas dan daerah yang udah ditetapkan maka dianggap mengundurkan diri dan dinyatakan tidak lulus di dalam sistem seleksi CPNS.

Nah, di dalam pelaksanaan ujian SKD nanti, peserta terhitung kudu membawa sejumlah dokumen untuk diserahkan kepada panitia.

 

Adapun 9 keputusan yang kudu ditaat pelamar CPNS dan PPPK adalah:

1. Membawa Kartu Ujian peserta

2. Membawa Kartu Tanda Pengenal (KTP)

3. Membawa Kartu Deklarasi Sehat, untuk Kartu Ujian dan Kartu Deklarasi Sehat udah kudu dicetak dari rumah

4. Melakukan swab test RT PCR kurun pas maksimal 2×24 jam atau rapid test antigen kurun pas maksimal 1×24 jam dengan hasil negatif/non reaktif yang pelaksanaannya kudu sebelum ikuti seleksi CASN Tahun 2021;
5. Menggunakan masker 3 lapis (3 ply) dan ditambah masker kain di anggota luar (double masker);
6. Menjaga jarak (physical distancing) minimal 1 (satu) meter;

7. Mencuci tangan dengan sabun/hand sanitizer;

8. area kesibukan maksimal diisi 30 (tiga puluh) persen dari kapasitas normal ruangan daerah pelaksanaan seleksi CASN Tahun 2021 yang akan dilakukan;

9. Khusus bagi peserta seleksi CASN Tahun 2021 di Jawa, Madura, dan Bali kudu udah divaksin dosis pertama.