Fakta Menarik Gunung Muria, Buat Kamu Ingin Kembali Lagi ke Kudus

Gunung muria merupakan sebuah gunung yang berlokasi di kabupaten kudus dan berada diantara Jepara dan Pati ini sudah terkenal sejak lama. Eksistensi gunung muria sering kali membuat banyak warga setempat maupun wisatawan luar kota datang ke gunung muria, baik untuk mendaki atau berwisata di sekitar gunung.

Di gunung muria juga sebagian besar wisatawan berdatangan untuk melakukan wisata religi, dimana hal ini juga secara konsisten masih sering dilakukan di Kudus hari ini.

Lantas, sebenarnya seperti apa  fakta menarik tentang gunung muria ini?

Fakta Gunung Muria

Gunung muria menyimpang banyak fakta menarik yang menjadikan alasan mengapa hingga saat ini masih banyak wisatawan yang berkunjung kesana, berikut ulasannya.

1. Gunung Dengan Banyak Puncak

Jika umumnya sebuah gunung memiliki satu hingga dua puncak, maka tidak dengan gunung muria. Gunung ini memiliki 29 puncak atau dalam bahasa jawa songolikur puncak. Dimana puncak paling tinggi diantara 29 itu merupakan puncak Natas Angin, dengan ketinggian 1700 mdpl.

Meskipun 1700 bukanlah nilai yang tinggi untuk ukuran sebuah gunung, namun hal tersebut justru membuat gunung ini rajin dikunjungi para pendaki dan wisatawan.

2. Dekat Pusat Kota Kudus

Jarak tempuh gunung muria tidaklah jauh apabila dibandingkan jarak gunung pada umumnya yang sangat jauh dari perkotaan. Untuk mencapai gunung muria, kita hanya memerlukan waktu setidaknya 30 menit dengan kendaraan darat.

Waktu ini tentu termasuk jarak yang cukup dekat, mengingat jalu atau akses menuju ke gunung juga cukup lancar. Sebagai salah satu tempat wisata terkenal di area Lingkar Jateng, gunung muria masih ramai didatangi para wisatawan domestik dan internasional hingga kini.

3. Petilasan Terkenal

Pada gunung muria ini, setiap sudutnya memiliki kisah sejarah tersendiri sejak lama. Terdapat beberapa petilasan yang cukup terkenal dan tidak lupa untuk dikunjungi banyak wisatawan gunung muria.

Petilasan Eyang Abiyoso dan petilasan Ir. Soekarno, merupakan dua spot atau tempat yang paling ramai pengunjung. Petilasan artinya adalah bekas, yang mana hal ini biasa digunakan untuk sebuah lokasi yang pernah didatangi orang penting.

4. Bukan Gunung Aktif

Gunung muria yang meskipun tidak tinggi, namun sempat menjadi gunung berapi yang termasuk sering erupsi dahulu. Akan tetapi sekarang tidak lagi. Gunung yang diperkirakan memiliki letusan terakhir

Gunung yang kerap disebut gunung meorija atau moerjo ini merupakan jenis gunung api stratovolcano awalnya. Dimana lokasinya juga sebenarnya terpisah dengan pulau jawa. Akan tetapi, rupanya karena adanya penyurutan lautan yang berada disekitarnya, membuat  laut mengering. Sehingga menjadi satu daratan yang sama seperti saat ini.

5. Makam Sunan Muria

Salah satu daya pikat utama dari gunung ini ialah adanya makam Raden             Umar Said atau paling sering kita kenal dengan Sunan Muria. Makam tersebut berada sekitar 500 mdpl dan merupakan puncak yang paling sering didatangi.

Untuk mencapai puncak dan sampai ke makamnya saja, kita masih perlu berjalan jauh di jalan setapak untuk sampai pada titik

Sudah Tahu Fakta Menarik Tentang Gunung Muria?

Terlepas dari apa pun itu faktanya, gunung tetaplah sebuah gunung yang menjadi milik alam. Gunung muria menjadi salah satu wisata alam yang hadir sejak dulu hingga sekarang, dan itu terjadi karena kelestarian alam terus dijaga.

Ingin berkunjung ke gunung muria? Jangan lupa untuk tetap menjaga alam muria dengan tidak membuang sampah sembarangan dan melakukan hal yang merugikan alam. Sekian, semoga artikel ini bermanfaat!