Hati Hati Ancaman Diabetes Pada Anak

diabetes pada anak

Tidak banyak yang menyadari, bahwa ancaman diabetes juga bisa menyerang anak anak. Bagaimana diabetes pada anak terjadi? Apa yang menyebabkan anak anak bisa mengidap diabetes? Berikut sejumlah penjelasan seputar diabetes yang terjadi pada anak.

Bagaimana Anak Bisa Mengalami Diabetes?

Sebagaimana diabetes pada orang dewasa, dimana penyebabnya secara umum terbagi menjadi dua. Yakni aspek kerusakan fungsi pankreas yang menyebabkan pankreas gagal memproduksi cukup insulin. Dan aspek kedua, dimana asupan gula berlebihan sehingga sel sel dalam tubuh jengah dan tidak lagi mampu menyerap kelebihan gula tersebut. Sebanyak apapun insulin dilepaskan oleh pankreas.

Pada kasus pertama dimana pasien mengalami diabetes akibat produksi insulin yang tidak cukup. Ini merupakan diabetes tipe 1. Kebanyakan kasus diabetes yang terjadi di anak anak merupakan jenis diabetes tipe 1. Dimana kondisi yang mereka alami merupakan efek dari ketidak normalan genetik.

Namun dalam tingkatan kasus lebih kecil, pola diet yang tidak sehat sejak kecil juga bisa memicu anak untuk mengidap diabetes tipe 2. Biasanya ini karena anak dibiarkan dengan pola makan yang cenderung manis.

Sebenarnya, anak anak memang gemar mengonsumsi makanan manis. Bahkan dikatakan toleransi mereka dengan asupan manis jauh di atas orang dewasa. Di sisi lain, sejatinya kebutuhan kalori anak sendiri relatif tinggi. Sesuai dengan aktivitas fisik anak yang seharusnya memang lebih tinggi dari orang dewasa. Kegemaran mereka bermain secara alami membuat mereka membutuhkan kalori lebih banyak. Sehingga secara alami anak anak akan cenderung suka manis.

Akan tetapi, banyak anak saat ini tidak seaktif seharusnya usia mereka. Kebiasaan bermain gawai secara berlebihan, membuat mereka tidak lagi aktif secara fisik. Ini mengurangi kebutuhan kalori, tetapi hasrat alami anak anak untuk menggemari manis tidak hilang. Akibatnya kalori yang diasup melebihi kebutuhan kalori. Sehingga membuat anak anak cenderung obesitas dan berpotensi mengidap diabetes.

Lembaga kesehatan dunia (WHO) sebenarnya telah merekomendasikan standar asupan gula untuk anak supaya tidak lebih dari 10 persen dari total energi yang dikonsumsi. Artinya lebih banyak dari itu sebenarnya beresiko menyebabkan diabetes.

Memahami gejala diabetes pada anak

Gejala diabetes anak kerap disebut sebagai 3P yakni polifagi (banyak makan), polidipsi (banyak minum) dan poliuri (banyak kencing). Tidak hanya pada orang dewasa, gejala ini juga lazim terjadi pada anak anak.

Anak akan cenderung mudah makan saat diabetes karena gangguan yang terjadi menyebabkan sel sel kehilangan sensitivitas terhadap sinyal insulin. Gangguan ini menyebabkan sel sel kerap kali justru gagal mendapatkan cukup energi, sekalipun ketersediaan glukosa sebagai sumber energi berlimpah.

Karena untuk menarik glukosa dari darah, sel perlu merespon sinyal insulin. Namun pada kasus ini, pasien tidak dapat merespon sinyal insulin. Akibatnya sel tubuh malah tidak mendapatkan energi dan terus menerus mengirim sinyal kehabisan energi pada otak. Akibatnya otak terus menerus mengirim sinyal lapar.

Diabetes  juga menyebabkan anak terus menerus minum. Akibat mekanisme tubuh untuk membuang kelebihan gula dalam darah melalui ginjal. Maka air dalam darah justru ditarik lebih banyak menuju ginjal. Pasien akan terus menerus kencing karena hal tersebut. Namun juga akan terus menerus merasa haus karenanya.

Di sisi lain, pada anak anak, efek gangguan diabetes akan menyebabkan masalah yang cukup kompleks. Seperti masalah obesitas, karena alih alih mengolah gula menjadi energi, tubuh malah cenderung menyimpannya sebagai cadangan energi. Salah satunya menjadi cadangan lemak di area perut.

Sementara itu, gangguan diabetes pada anak menyebabkan anak sulit berkonsentrasi, pertumbuhan melambat, anak menjadi mudah sakit, mudah mengalami peradangan dan gangguan pada fungsi motorik. Sehingga menyikapi sedini mungkin gejala gejala ini sangat diperlukan demi mencegah efek samping diabetes lebih jauh di tubuh anak. Anda bisa mendapatkan lebih banyak informasi seputar diabetes melalui laman deherba.