Apa Perbedaan Antara Dokter Anak Dan Spesialis Anak?

Dokter anak dan dokter anak adalah hal yang sama! Untuk membuatnya lebih pendek, beberapa orang menyingkat dokter anak sebagai dokter anak atau mungkin DSA. Jadi, jika ada teman Anda yang menyebut DSA, jangan heran, ya?

Dokter anak adalah dokter yang memberikan perawatan kesehatan fisik, perilaku, dan mental kepada anak usia lahir hingga 18 tahun. Dokter anak dilatih untuk mendiagnosis dan mengobati berbagai penyakit anak, mulai dari masalah kesehatan ringan hingga penyakit yang mengancam jiwa.

Tugas Dokter Anak

Sejak lahir hingga usia dua tahun, bayi Anda akan dipantau secara rutin oleh dokter anak, termasuk imunisasi. Setelah usia lima tahun, dokter anak biasanya akan membantu orang tua dengan pemeriksaan tahunan. Dokter anak biasanya ditugaskan dengan tugas-tugas berikut ketika merawat anak-anak:

·         Lakukan pemeriksaan fisik.

·         Berikan imunisasi yang direkomendasikan.

·         Menjamin pertumbuhan, perilaku, dan keterampilan anak.

·         Mendiagnosis dan mengobati penyakit pada anak, seperti infeksi, cedera, dan masalah kesehatan lainnya.

·         Ini memberi tahu Anda tentang persyaratan kesehatan, keamanan, nutrisi, dan kebugaran anak Anda.

·         Menjawab pertanyaan perkembangan anak Anda.

·         Jika anak sakit dan memerlukan perawatan di luar ruang lingkup praktik dokter anak, ia harus dirujuk dan berkolaborasi dengan spesialis lain.

 

Dokter Spesialis Anak

Dokter anak kini dapat memperoleh pengetahuan subspesialisasi yang akan membantu orang tua dalam mengatasi kondisi tertentu pada anaknya. Berikut beberapa subspesialisasi anak di Indonesia menurut IDAI.

1. Kardiologi

Ahli jantung adalah dokter anak yang mengkhususkan diri dalam pengobatan masalah jantung dan pembuluh darah pada anak-anak.

2. Neurologi

Dokter subspesialis neurologi merawat kondisi yang berhubungan dengan saraf seperti infeksi, kejang, epilepsi, dan pertumbuhan dan perkembangan yang lambat.

3. Perinatologi/Neonatologi

Dokter ini mengkhususkan diri dalam masalah kesehatan bayi baru lahir, terutama mereka yang lahir prematur atau yang sakit kritis.

Dokter ini juga dapat membantu persalinan berisiko tinggi dan merawat bayi yang lahir dengan cacat lahir atau masalah jantung.

4. Pekerjaan Sosial Anak

Dokter anak yang mengkhususkan diri di bidang ini merawat anak usia 0 sampai 18 tahun. Ini termasuk metode untuk mencegah penyakit yang biasa menyerang anak-anak, seperti polio dan tetanus, serta hubungan dengan keluarga dan lingkungan.

5. Gastroenterologi dan Hepatologi

Dokter ini akan menangani masalah pencernaan dan hati.

 

Jika anda berada di kota lampung anda dapat menemui spesialis anak dan memeriksa kesehatan anak di Rumah Sakit Lampung terlengkap dan terkemuka di Lampung adalah Rumah Sakit Budi Medika, di mana Anda bisa mendapatkan pemeriksaan kesehatan dengan Dokter Spesialis Lampung terbaik.