Tumpeng: Tak Hanya Sekadar Kerucut

Hasil gambar untuk tumpeng selain kerucut

Untuk penggemar makanan tradisional satu kerucut, di Jakarta Selatan Tumpeng Rice akan bertemu nasi tumpeng dengan rasa yang spektakuler. Makanan dari Royal Tumpeng menawarkan berbagai pilihan bentuk kerucut. Jika Anda hanya memiliki kerucut, kerucut kini juga hadir dalam berbagai bentuk seperti Barbie, Angry Bird, atau angka yang bisa dibuat sesuai pesanan. Bersantai untuk pecinta kerucut tradisional, di sini juga menyediakan kerucut kerucut di versi mini. Rasanya? Sudah pasti lezat!
Jika pembuatan pertama dari kerucut hanya untuk perayaan besar, sekarang bahwa kemajuan waktu kerucut juga bisa dinikmati di berbagai kesempatan. Lebih mudah lagi Anda tidak perlu terburu-buru untuk membuatnya karena Anda hanya memesan https://royaltumpeng.com/pesan-nasi-tumpeng-jakarta-selatan.html nomor yang sesuai yang tercantum pada link. Layanan Kerajaan Tumpeng sangat memuaskan, karena biaya pengiriman tidak dikenakan biaya untuk alias pelanggan biaya gratis!
Sejarah Dan Makna Tumpeng
Berdasarkan asal-usulnya, kata kerucut adalah akronim dalam bahasa Jawa, Yen Nyanyikan Mempeng Kudu Metu yang berarti setiap kali melakukan pekerjaan harus dilakukan dengan sungguh-sungguh agar mendapatkan hasil yang memuaskan. Jika dulu, kerucut digunakan sebagai persembahan kepada dewa atau leluhur yang telah mendahului. Sekarang, kerucut menjadi sebagai simbol dari bentuk rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa serta harapan bagi kehidupan yang lebih baik, sejahtera, dan penuh dengan berkah.
Pemilihan jenis makanan yang melengkapi kerucut didasarkan pada makna filosofis di dalamnya. Biasanya kerucut ada 7 buah piring. Angka tujuh disebut Pitu atau Pitulungan dalam bahasa Jawa, bantuan yang berarti. Jadi itu berarti bahwa kerucut merupakan bentuk banding atau meminta bantuan kepada Allah agar diberikan kemudahan ketika melakukan sesuatu.
Seperti diketahui, kerucut dan lauk disajikan di wadah besar tradisional yang terbuat dari anyaman bambu dan kemudian membentuk lingkaran, wadah disebut menampi. Dalam menampi kemudian ditutup dengan daun pisang batu sehingga kerucut tidak kotor.
Pewarnaan pada nasi tumpeng itu sendiri hingga saat ini masih didominasi oleh dua warna, yakni kuning dan putih. Warna putih itu sendiri dalam masyarakat Hindu, disamakan dengan / diasosiasikan sebagai Indra atau Dewa Matahari yang adalah sumber kehidupan. Adapun warna itu sendiri kuning sebagai simbol kehidupan yang penuh dengan kelimpahan, kemakmuran, dan rezeki yang tak terputus.
beras makanan cone kerucut atau berbentuk segitiga juga bisa dikatakan merupakan lambang simbolik antara manusia, alam dan Sang Pencipta. Puncak kerucut menggambarkan Allah Yang Mahatinggi. Sementara manusia yang diwakili di bagian bawah kerucut.
Pada kerucut biasanya dilengkapi dengan berbagai lauk pauk di darat maupun di air. Kemudian diberi pelengkap lainnya seperti salep yang terbuat dari berbagai sayuran seperti kangkung, bayam, kacang-kacangan, kecambah, dan kemudian dicampur dengan serundeng yang terbuat dari parutan kelapa.
Sebagai salah satu kekayaan budaya bangsa, kerucut perlu dipertahankan mengikuti filosofi kearifan lokal di yang terkandung di dalamnya, sebagai salah satu penunjuk perjalanan hidup. Jangan lupa untuk segera menghubungi Royal Tumpeng jika Anda membutuhkan makanan tradisional sebagai pelengkap acara.

Rexson

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top